This is what I call Pianissimo Love:
sebuah cinta yang berawal forte dan seiring berjalannya waktu menjadi pianissmo. Bukankah semua cinta seperti itu? Semua cinta pasti berawal dengan passion lalu decrescendo. Mungkin kalau the truth will be told, passion itu akan muncul lagi. Tapi kapan?
Sekarang aku bertanya bagaimana kita bisa mengerti satu orang dalam jangka waktu yang cukup singkat?! Hey be fair! life is short. I don't want to waste my time when my instinct say this is not the right one! Tapi bagaimana aku tau kalo ini adalah yang benar?!
Kenapa aku mempertanyakan dan meragukan, padahal ini membuatku tak nyaman.
Ketika aku bermain musik, pianissimo selalu menuntutku untuk terlena dalam dayu dan sedih. karena ingin mati mengiris hati.
Mungkin tunggulah beberapa bar saja, mulai nada-nada mayor dengan staccato dan forte?
berapa lama aku harus menunggu agar tau? dan yakinkah aku pada nulariku?
Thursday, February 14, 2008
Subscribe to:
Comments (Atom)
